Kontribusi BRMP Jawa Tengah Menjaga Keanekaragaman Hayati di Jateng
Semarang – Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Jawa Tengah, bersinergi menjaga keanekaragaman hayati, memperkuat pertanian berkelanjutan, untuk Jawa Tengah yang lestari dan berdaya saing (26/08/26).
Sinergi yang diwujudkan dengan turut berpartisipasi dalam Focus Group Discussion (FGD) pembahasan dan penyelarasan Rencana Induk Pengelolaan Keanekaragaman Hayati (RIP Kehati) Jawa Tengah Tahun 2026–2030.
Diselenggarakan oleh Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Jawa Tengah dengan dukungan GIZ-SOLUSI. BRMP Jawa Tengah diwakili oleh Dyah Haskarini S.P dan drh. Fitri Dwi Astuti M.Pt, berkontribusi dari sektor pertanian.
FGD menjadi bagian dari penyusunan dokumen pengelolaan keanekaragaman hayati yang terintegrasi, berkelanjutan, serta selaras dengan potensi dan kebutuhan pembangunan Jawa Tengah. Proses penyusunan RIP Kehati dilakukan secara partisipatif dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan.
Pembahasan difokuskan pada penyelarasan draft akhir dokumen RIP Kehati Jawa Tengah 2026–2030, termasuk masukan dari berbagai pihak untuk memperkuat arah kebijakan, strategi, serta program pengelolaan keanekaragaman hayati di Jawa Tengah.
Kolaborasi lintas sektor ini diharapkan dapat menghasilkan dokumen RIP Kehati yang tidak hanya menjadi pedoman dalam perlindungan dan pemanfaatan keanekaragaman hayati. Selain itu juga mampu mendukung pertanian berkelanjutan, pelestarian sumber daya genetik lokal, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.